10 Tips Aman Memilih Web Hosting Untuk Bisnis

web hosting

Setiap orang yang terjun ke dalam bisnis online akan selalu dihadapkan dengan pertanyaan-pertanyaan tentang layanan web hosting yang digunakan. Hal ini bisa menjadi pertanyaan sulit terutama ketika ada begitu banyak pilihan untuk dipertimbangkan. Keputusan yang diambil saat ini pasti akan berdampak besar pada bisnis kita di masa depan.

Oleh karena itu, pada artikel kali ini, kami akan memberikan 10 tips aman bagaimana memilih web hosting untuk bisnis.

1. Minta masa percobaan (trial)

Kita bisa mempertimbangkan layanan web hosting yang memberikan masa percobaan. Dalam masa percobaan ini kita bisa menguji semua fitur yang ditawarkan oleh penyedia layanan web hosting. Jangan sungkan untuk meminta masa percobaan tersebut, karena hal itu sangat umum dan dianggap sebuah hal yang wajar. Beberapa penyedia layanan menawarkan diri memberikan masa percobaan kepada pelanggannya, nah kita bisa memilih salah satu yang memberikan masa percobaan yang paling lama.

2. Minta dukungan teknis

Kadang kala mungkin kita akan menemukan masalah ketika bereksperimen dengan berbagai fitur yang ada pada layanan web hosting. Jika masalah tersebut tidak bisa kita atasi sendiri, maka kita membutuhkan bantuan/dukungan tim teknis untuk membantu menemukan masalah dan memperbaikinya. Pastikan bahwa penyedia layanan memberikan jaminan dukungan teknis setiap jam selama 7 hari dalam seminggu.

3. Pilih registrar domain pihak ketiga

Pasti kita akan bertanya-tanya kenapa harus memilih registrar domain dari pihak ketiga, padahal penyedia layanan web hosting biasanya juga telah menyertakan domain dalam paket mereka. Jawabannya adalah ketiga bisnis terus tumbuh maka kita akan mengalami situasi di mana harus mengubah/meningkatkan layanan web hosting. Dalam hal ini nama domain akan ditangkap ketika kita mengubah penyedia layanan, tetapi ini tidak akan terjadi jika kita menggunakan registrar domain pihak ketiga.

4. Uji layanan backup

Lakukan eksperimen ini pada saat dalam masa percobaan. Buat blog dummy dan rusaklah secara sengaja. Kemudian minta dukungan teknis mereka untuk mengembalikan situs kita ke keadaan sebelumnya. Ini akan menjadi tes yang sangat efektif untuk mengetahui seberapa hebat layanan backup yang mereka tawarkan.

5. Periksa kontrak dengan baik

Sebagian besar iklan pemasaran yang mencolok dan menarik hanyalah sebuah gimmicks. Janji-janji yang dibuat dalam iklan memiliki makna tersembunyi. Agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan di kemudian hari, periksa dan teliti semua perjanjian/kontrak yang mereka miliki.

6. Periksa uptime server terus menerus

Sebagian besar penyedia layanan web hosting selalu menjanjikan bahwa server mereka akan berjalan selama 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu. Jangan mengambil risiko hanya karena harganya yang murah. Pada masa percobaan, buat host untuk situs dummy dan lakukan monitoring. Kita bisa menggunakan tools khusus untuk melakukan ping ke server secara terus menerus dan kita akan mendapatkan pemberitahuan jika tidak mendapatkan balasan dari server.

7. Baca reviews

Cobalah untuk mencari beberapa forum diskusi di internet dan mulailah berdiskusi yang berhubungan dengan web hosting. Minta pengguna lain untuk melakukan review penyedia layanan yang kita pilih. Reviews ini akan sangat membantu kita untuk dalam membuat keputusan memilih penyedia layanan web hosting yang benar-benar berkualitas.

8. Pilih kontrak jangka pendek

Kontrak jangka pendek akan menyelamatkan kita jika nantinya merasa tidak puas dengan layanan web hosting mereka saat ini. Begitu kontrak habis, kita memiliki pilihan untuk memindahkan situs ke penyedia layanan web hosting lainnya.

9. Jangan tergoda kupon diskon

Beberapa penyedia layanan biasanya sering menawarkan janji-janji untuk memberikan kupon diskon pada layanan mereka dari waktu ke waktu. Kebanyakan janji-janji ini hanyalah bagian dari strategi pemasaran. Ingat, kita adalah orang bisnis, bukan pelanggan murah. Jadi kita harus bersedia membayar untuk layanan premium bukan hanya mengandalkan dari kupon diskon.

10. Gunakan PayPal untuk pembayaran

Beberapa penyedia layanan akan mengenakan biaya perpanjang otomatis ketika kontrak habis. Untuk menghindari hal ini, kita harus menggunakan akun PayPal dengan menghubungkan rekening bank untuk sistem pembayaran penyedia layanan yang kita gunakan.

Baca juga: Catat! 9 Faktor Penting Sebelum Memilih Web Hosting

Itulah 10 tips aman dalam memilih dan menentukan web hosting untuk bisnis. Ingat tidak ada kualitas dengan label yang murah, ada harga ada rupa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *