5 Tips Jitu dalam Membuat Halaman 404 Error

jamiehuskisson

Halaman 404 error adalah salah satu halaman yang sering diabaikan oleh para desainer website, dan ketika mereka serius memerhatikannya, seringnya halaman ini dijadikan sebagai bahan gurauan—dengan harapan sedikit humor ini akan mengurangi kekesalan visitor dari hilangnya beberapa informasi dalam layar mereka. Para desainer yang menggunakan tampilan default 404 percaya bahwa skema mereka tidak membutuhkan rencana cadangan. Saat yang lainnya membuatnya sebagai lelucon atau menggunakan halaman itu sebagai eksperimen kecil di web.

Tidak ada yang salah dengan menjadi humoris jika memang itu yang dibutuhkan namun kesenangan dan fungsi tidak saling eksklusif, dan desainer yang baik akan selalu memastikan bahwa user mereka akan selalu menemukan cara untuk mendapatkan informasi yang dicari.

1) ERROR MESSAGE

Bagian terpenting dari halaan 404 adalah error message. Error message beserta permintaan maaf dan beberapa solusi pengganti harus dibuat dengan jelas di depan dan posisinya di tengah. Coba untuk memberikan penjelasan tentang apa yang sedang bermasalah, misalnya: The link you clicked may have been wrong” atau “The post your looking for may have been deleted”. Bahasa yang digunakan juga sangat penting, jadi tentukan dengan hati-hati. User bisa menjadi makhluk yang sensitive, terutama ketika suatu hal terjadi tidak sesuai dengan apa yang mereka harapkan. Pilih kata-katanya dengan seksama jika tidak mau mereka merasa kecewa dan kembali lagi ke situsmu.

popscreen

starbucks

2) SELALU SERTAKAN SEARCH BOX

Kita tahu bahwa user ingin mencari sesuatu dalam situs kita, dan kita tahu mereka belum menemukannya. Bersyukurlah jika mereka masih memberimu kesempatan kedua dan pastikan kamu memiliki search box yang berfungsi dengan baik. Bahkan ketika kita tidak memiliki apa-apa, search box menjadi bagian wajib yang ada dalam halaman. Karena visitor tidak mendapatkan apa yang mereka cari, kita perlu untuk menempatkan mereka ke halaman yang tepat. Perbaiki masalah ini dengan memberikan mereka cara mudah untuk mencari link yang hilang tersebut. Ini akan memberikan mereka petunjuk.

wiredcanvas

3) CANTUMKAN DAFTAR KATEGORI

Jika user memiliki topik spesifik yang membuat mereka mencarinya di websitemu, membuat daftar dari berbagai kategori bisa menjadi solusi yang bermanfaat. Jika ternyata apa yang mereka cari tidak ada, paling tidak mereka bisa menemukan produk lain yang sejenis dalam situsmu, dan dengan begitu mereka akan lebih betah untuk berselancar di situsmu.

averagejoes

Sekali lagi, ini adalah tempat di mana kita perlu memastikan untuk tidak melakukannya berlebihan dan membuat user menjadi semakin kesal. Terkadang, less is more, dan dalam kasus ini membuat daftar kategori hal itu sangat tepat. Jika daftar kategori perlu untuk ditambahkan, tambahkan saja secukupnya.

4) HALAMAN FITUR

Jika situsmu juga memiliki blog, majalah, atau situs lain yang memiliki konten maka ini adalah peluang fantastis untuk mendirect user ke konten yang telah kamu promosikan. Dengan begitu, postingan tersebut bisa menemukan tempat yang tepat di antara elemen fungsi tambahan dari halaman 404. Mulai dari postingan yang paling popular, hingga konten terbaru yang ingin ditampilkan di public, atau sekedar postingan yang kita rasa bagus untuk dibaca user. Ini menjadi salah satu cara untuk menahan user tetap berada di halaman kita setelah kita pernah kehilangan mereka sebelumnya.

inspirationbit

5) JANGAN LUPAKAN KEY LINKS

Elemen terakhir yang aka ditambahkan untuk mengcover halaman ini adalah penyertaan dari beberapa key links ke beberapa halaman penting dalam situs kita. Biasanya, link yang berhak dicantumkan dalam 404 bergantung pada situs, brand, misi, dan banyak hal lainnya. Namun menawarkan halaman utama dari situs kita bisa membuat mereka tinggal lebih lama dan menemukan apa di balik brand kita dan bisnis apa yang kita lakukan. Dengan begitu, menambahkan link menuju halaman depan, halama tentang kami, arsip dan/atau halaman kontak bukanlah ide yang buruk.

ux-booth

Sudah siap merancang halaman 404 error milikmu sendiri? Jangan lupa perhatikan 5 poin di atas ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *