Begini Cara Kerja Web Server yang Harus Kamu Pahami

auth_server_icon

Bekerja di situs besar dengan banyak orang yang mempertahankan pages, maka kamu akan menemukan alur kerja untuk mendapatkan prototype paper design web ke pages internet. Alur kerja yang komplek biasanya mencakup terpisah dari server web dan server di lokasi. Masing-masing server memiliki tujuan berbeda. Artikel ini akan menjelaskan tentang berapa server umum di web komplek dan bagaimana penggunaannya.

  1. Production Server

Jenis web server yang akrab dengan web desain. Produksi server adalah web server yang host web page dan kontennya siap diproduksi. Artinya, isi web server yang di produksi siap dikirim langsung ke internet.

Pada perusahaan kecil, server prooduksi ada di semua web pages. Desainer akan menguji page dengan baik di local atau diaderah yang tersembunyi dan dilindungi password pada server yang hidup. Pages akan berpindah ke tempat produksi server, baik FTP ke hard drive local atau memindahkan file dari direktori tersembunyi ke direktori hidup.

Alur Kerja:

  • Desainer membangun situs di mesin lokal
  • Desainer tes situs di mesin local
  • Desainer mengupload situs ke direktori tersembunyi pada produksi server saat diuji
  • Desain dipindahka dalam keadaan hidup (non-tersembunyi) di area web.

Hanya situs kecil yang bisa diterima alur kerjanya. Namun, pada kenyatannya, kamu sering melihat situs kecil seperti melihat file index2.html dan didalam direktori. Melindungi non-password di search engine, mengupdate postingan ke produksi server adalah cara yang baik untuk menguji desain baru di lingkungan tanpa server tambahan.

  1. Penguji Server atau Server QA

Server QA adalah tambahan yang berguna bagi alur kerja situs web yang menyediakan pengujian new page dan server web server agar tidak terlihat oleh pelanggan dan pesaing. Pengujian server identik dengan situs hidup, biasanya memiliki kontrol untuk mencatat perubahan. Kebanyakan Server QA ditetapkan dibelakang perusahaan sehingga karyawan hanya melihat mereka saja. Tapi mereka bisa diatur dengan protection password diluar perusahaan.

Server QA sangat berguna untuk situs yang banyak menggunakan dynamic, programming, atau CGIS. Kecuali kamu memiliki server dan database yang diatur di computer local, karena sulit menguji page dalam keadaan offline. Server QA dapat mengirim perubahan situsmu dan melihat apakah program, script, atau database masih bekerja seperti yang kamu inginkan.

Perusahaan yang memiliki server QA akan menambahkan alur kerja seperti:

  • Desainer membangun situs dan tes local, seperti di atas.
  • Desainer akan mengupload perubahan ke server QA untuk menguji unsur-unsur dinamis (PHP atau script server-side, CGI, dan Ajax)
  • Desain menyetujui pemindahan ke produksi server.

 

  1. Development Server

Pengembangan server berguna bagi situs yang memiliki kompenen pembangunan yang besar, seperti situs e-commerce yang komplek dan aplikasi web. Biasanya digunakan oleh tim pengembangan web yang bekerja pada pemrogaman di belakang web. Mereka memiliki sumber sistem kontrol kode untuk beberapa anggota tim yang menggunakan dan menyediakan lingkungan server untuk menguji script dan program baru.

Pengembangan server berbeda dengan pengujian server, karena sebagian besar pengembangan server bekerja langsung pada server, dengan tujuan mencoba hal baru dalam program. Sedangkan pengujian tidak terjadi pada pembangunan server, yang tujuannya memotong kode terhadap kriteria tertentu. Agar tidak ada kekhawatiran itu akan terlihat.

Ketika perusahaan memiliki pengembangan server, mereka akan memiliki tim yang terpisah antara desain dengan pengembangan.Penguji server akan penting ketika desain bertemu dengan script pengembangan. Alur kerjanya seperti:

  • Desainer bekerja pada mesin local. Pada saat yang sama, pengembangan pada script dan program pada pengembangan server bekerja sama.
  • Kode dan desain akan digabungkan ke pengujian server untuk diuji.
  • Ketika disetujui desain, kode akan berpindah ke produksi server.
  1. Content Server

Situs dengan banyak konten, memiliki sistem manajemen konten. Bagi pengembangan konten, ini berguna untuk menambah konten tanpa mempengaruhi desain atau program yang sedang dibangun bersama. Konten server seperti pengembangan server, kecuali penulis atau seniman grafis.

  1. Staging Server

Biasanya ini berada di akhir situs web sebelum dimasukkan ke dalam produksi. Staging server dirancang seperti produksi. Jadi, hardware dan software distaging dan production server web. Banyak perusahaan yang menggunakan server QA sebagai staging. Jika situs sangat komplek, staging server memberikan desainer dan pengembangan di akhir untuk memverifikasi bahwa perubahan tersebut diusulkan bekerja dan dirancang ke situs secara keseluruhan. Tentu saja tanpa tes yang dialukan staging server yang rumit.

Staging server ini sering disebut “masa tunggu” untuk merubah situs. Bagi beberapa perusahaan, staging server menyebarkan konten baru yang diposting secara otomatis. Sementara perushaan lainnya menggunakan server sebagai penguji dan persetujuan tim luar web seperti manajemen, pemasaran, dan kelompok yang terkena dampak. Alurnya seperti ini:

  • Desainer bekerja pada desain mesin local atau server QA

Penulis konten dibuat di konten CMS

Mengembangkan menulis kode pada development server

  • Desain dan kode dibawa bersama pada server QA untuk pengujian (terkadang konten yang disertakan, sering divalidasi ke dalam CMS pada alur kerja desain)
  • Konten ditambahkan ke desain dan kode staging server
  • Persetujuan akhir situs diterima dan didorong ke production server.

Workflow Perusahanmu Mungkin Berbeda

Suatu hal yang kami pelajari, bahwa alur kerja di salah satu perusahaan mungkin berbeda dengan perusahaan lain. Kami membangun web dan menulis HTML langsung ke production server dengan menggunakan Emacs dan Vi. Kami juga membangun situs web yang tidak memiliki akses apapun namun, bagian kecil pages, kami kerjakan di dalam CMS. Dengan mamahami tujuan dari berbagai server, mungkin kamu akan menemukan atau melakukan desain dan membangun pekerjaa lebih efektif.

Baca juga: 10 Tips Aman Memilih Web Hosting Untuk Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *