7 Tips Penting Untuk Memilih Penyedia Sertifikat SSL Terbaik

Check-dan-Test-Konfigurasi-Sertifikat-SSL-Website-Kita

Di dalam Industri SSL, ada banyak reseller SSL yang tersedia untuk memenuhi keamanan website Anda dengan harga murah. Namun, pada akhirnya hal ini akan menjadi tantangan saat Anda memerlukan dukungan teknis. Memiliki akses 24/7 untuk dukungan teknis adalah kunci dalam memilih sertifikat SSL. Selain dari segi harga, Anda juga perlu memikirkan mengenai dukungan teknis yang diberikan. Penyedia sertifikat SSL yang terbaik harus mampu memberikan dukungan, menjawab pertanyaan dan membuat rekomendasi untuk mendukung kebutuhan sertifikat SSL Anda. Termasuk juga dukungan teknis untuk instalasi, generasi CSR, dan persyaratan teknis lainnya pada web server. Berikut adalah 7 poin penting yang perlu dipertimbangkan saat memilih penyedia sertifikat SSL agar memperoleh yang terbaik.

  1. Apakah Penyedia SSL Memiliki Sertifikat EV SSL Yang Valid?

Di pasar SSL, ada banyak penyedia keamanan SSL dan itu adalah keputusan besar untuk memilih yang terbaik. Sayangnya, banyak penyedia sertifikat SSL yang bahkan tidak bisa dikonfirmasi mengenai Extended Validation (EV) SSL untuk mereka sendiri dari otoritas sertifikat. Pilihlah penyedia yang memiliki Adress Bar browser berwarna hijau dan menampilkan sertifikat EV mereka sendiri.

  1. Apakah Penyedia SSL Memiliki Dukungan Melalui Telepon?

Setiap kali Anda sedang berhadapan dengan web server dan orang-orang IT lainnya, hampir ada saja titik tertentu dimana Anda mengalami masalah teknis karena web server adalah bagian inti dari melakukan bisnis online. Tim penyedia SSL harus memiliki dukungan melalui telepon. Mereka harus tersedia 24/7 untuk menjawab pertanyaan dan memberikan dukungan untuk sertifikat SSL. Dukungan dalam bentuk email tidak selalu menjadi pilihan, untuk itu pilihlah penyedia SSL yang dapat Anda telepon dan Anda ajak diskusi mengenai sertifikat SSL.

  1. Apakah Penyedia SSL Memiliki Alamat Yang Valid?

Sebuah alamat yang diverifikasi akan membantu memvalidasi perusahaan untuk pengguna web. Ini adalah pilihan yang baik untuk tidak memilih penyedia yang hanya bekerja dengan alamat kantor virtual. Sebuah alamat yang valid dapat menunjukkan bisnis yang terpercaya.

  1. Apakah Penyedia SSL Hanya Fokus Pada SSL?

Ada banyak perusahaan yang menyediakan layanan lain selain SSL untuk produk mereka agar menghasilkan keuntungan. Jika penyedia SSL membagi fokus mereka untuk hal lain, maka bisa jadi dukungan untuk sertifikat SSL terabaikan. Pilihlah penyedia SSL yang mendedikasikan usahanya dan berfokus hanya pada sertifikat SSL.

  1. Apakah Penyedia SSL Menawarkan Lebih Dari Satu Brand SSL?

Jika penyedia menawarkan hanya satu brand SSL untuk kebutuhan keamanan Anda, maka mereka berada dalam posisi untuk merekomendasikan brand SSL tungal. Jadi, terlepas dari apakah itu adalah solusi yang tepat atau tidak, mereka akan merekomendasikan brand yang mereka tawarkan. Pilih penyedia SSL dengan portofolio luas mengenai pilihan brand SSL dan perhatikan saran atau solusi yang diberikan dari masing-masing brand SSL.

  1. Apakah Dukungan Yang Ditawarkan Benar-Benar Tersedia?

Beberapa reseller SSL mengklaim bahwa mereka menawarkan dukungan 24/7 melalui chatting, telepon, dan email. Sayangnya, banyak dukungan dari mereka yang tidak sesuai dengan apa yang ditawarkan. Sebelum memilih penyedia terbaik, cek dahulu dan lihat bagaimana mereka mengelola jadwal mereka sendiri.

  1. Apakah Ada Surat Referensi Yang Tersedia Dari Vendor Untuk Penyedia SSL?

Setiap perusahaan dapat mengklaim bahwa mereka bermitra dengan otoritas sertifikat utama (CA). Ada baiknya untuk mendapatkan konfirmasi dan melihat surat referensi untuk mengetahui apakah benar ada hubungan antara reseller dan otoritas sertifikat.

5 Tips Menjaga Nama Domain

Bagi kebanyakan orang dalam bisnis, nama doamin yang telah digunakan untuk sebuah situs adalah salah satu hal berharga. Sayangnya, banyak orang belum menyadari dan tidak mengetahui bagaimana sebuah nama domain bekerja. Hal ini menyebabkan resiko terjadinya kehilangan sebuah nama domain. Hal ini dibuktikan dengan artikel terbaru dimana terdapat kejadian kehilangan sebuah nama domain. Salah satunya yaitu sekolah Stowe Vermont yang menyebabkan orang lain membeli dan memiliki nama domainnya. Ada banyak artikel yang menjelaskan mengenai kejadian seperti ini. Sementara itu, beberapa organisasi maupun orang-orang secara individu memilih jalur hukum untuk mencoba mendapatkan kembali nama domain yang sudah terlanjur berhubungan dengan merek dagangnya.

Banyaknya kejadian seperti di atas mengharuskan kita untuk menjaga nama domain agar tidak mudah hilang dan digunakan orang lain. Berikut kami akan berbagi 5 tips yang bisa digunakan untuk memastikan nama domain tetap aman dan bisa diperpanjang agar terhindar dari kehilangan nama domain.

  1. Menyimpan kontak dari seluruh alamat email yang telah diperbarui. Registrar (organisasi yang berwenang untuk mendaftarkan nama domain) perlu mengirim banyak email kepada registrant (Orang atau perusahaan yang mendaftar, membeli atau memiliki nama domain untuk saat ini) yang mengingatkan bahwa nama domain mereka mengalami pembaruan. Jika kontak email tidak disimpan dan tidak bekerja, maka pemberitahuan tidak akan sampai dan terlihat.
  2. Mengaktifkan perpanjangan otomatis pada nama domain di registrar. Hal ini akan memungkinkan petugas untuk menambahkan pendaftaran tahun hanya sebelum nama domain mengalami kadaluarsa dan tidak bisa digunakan lagi. Jika Anda melakukan ini, maka Anda tidak perlu khawatir kehilangan nama domain yang bahkan sudah menjadi merek dagang. Ini merupakan bentuk pencegahan utama yang harus dilakukan untuk mempertahankan sebuah nama domain.
  3. Memberikan informasi kartu kredit pada file untuk mengaktifkan perpanjangan otomatis. Jika Anda sudah melakukan perpanjangan otomatis tetapi kartu kredit Anda telah kadaluwarsa atau tidak bekerja, maka nama domain tidak akan diperpanjang. Pastikan untuk menginformasikan lagi jika terdapat perubahan pada kartu kredit Anda.
  4. Pendaftar domain atau registrant harus mengontrol kontak email bukan hanya pengembang, agen pemasaran, maupun badan lainnya. Kadang-kadang jika ada perubahan, pembaruan pendaftaran domain melupakan hal ini. Untuk itu, registrant harus selalu memiliki kontrol atas nama domain tersebut.
  5. Jangan menggunakan @domainname untuk alamat email. Ini akan menyebabkan penyimpangan pendaftaran, maka pemberitahuan dari pembaruan tidak akan sampai dan Anda akan kehilangan nama domain.

Tentu masih banyak tips lain yang dapat digunakan untuk menjaga sebuah nama domain, namun beberapa tips di atas bisa Anda gunakan. Menjaga nama domain dengan baik dapat menghindari Anda dari kehilangan nama domain yang tidak diinginkan.

Rootkit? Pernah Mendengar Jenis Virus Ini?

rootkit

Sebagian besar pengguna mungkin sudah akrab dengan ancaman seperti virus, worm, spyware dan bahkan penipuan phishing. Tapi, ketika menyebutkan tentang rootkit, banyak pengguna komputer mungkin berpikiran tentang produk berkebun untuk menyuburkan bunga atau membunuh gulma. Jadi, apa sebenarnya itu rootkit? Continue reading Rootkit? Pernah Mendengar Jenis Virus Ini?