Data Center untuk Cloud Hosting? Bagaimana?

cloud-data-center

Pada era serba cloud ini, sebagian besar perusahaan berusaha membuat data center untuk cloud hosting, dan menggunakannya sebagai competitive advantage perusahaan. Tentu saja Anda membutuhkan cloud environment untuk alasan keamanan.

Keamanan bukanlah satu-satunya aspek utama, karena men-setup server data center juga bukan merupakan perkara yang mudah. Aspek-aspek utama tersebut adalah:

  • Keamanan
  • Performa
  • Virtualisasi server data center
  • Interoperabilitas pada cloud environment

Keamanan

Hacker ada dimana-mana, dan Anda tidak ingin sampai mereka dapat meretas sistem data center Anda.

Tingkat keamanan pada cloud computing terbilang kompleks, karena seharusnya pelanggan hanya dapat mengakses data akun mereka sendiri, dan tidak dapat mengakses data akun lain.

Cloud Authentication Service merupakan pilihan yang tepat untuk mencegah kemungkinan sub-site cloud lain terkena hack saat suatu sub-site di-hack. Singkatnya, jika suatu node terkena serangan, node lain tidak terkena imbasnya.

Virtualisasi Data Center

Terdapat banyak platform virtualisasi data center seperti virtualisasi Linux, Microsoft Hyper-V, dan VMWare. Dengan melakukan virtualisasi, pemantauan performa serta manajemen server dapat dilakukan secara lebih simpel. Selain itu, virtualisasi pada data center dapat membantu kita dalam proses disaster recovery planning.

Interoperabilty

Adalah hal yang vital untuk memastikan penyedia cloud hosting mengirim peringatan akan resiko yang timbul saat merangkai sistem cloud hosting. Pilih penyedia dengan cloud hosting yang kompatibel dengan sebagian besar device pengguna Anda untuk menjamin skalabilitas sistem serta meminimalisir kegagalan koneksi.

Performa

Bisnis hosting apapun dapat melejit atau mati seketika tergantung pada tingkat performa yang mereka tawarkan. Untuk menjaga kredibilitas di pasar, Anda harus memastikan performa sistem Anda selalu optimal sehingga gangguan yang terjadi pada pengguna sangat minim bahkan nol.

Anda mungkin dapat menggunakan traffic accelerator untuk meningkatkan kecepatan transfer antara data center dengan cloud resource.

Terdapat banyak fleksibilitas dalam mengatur bandwidth cloud environment, sehingga Anda harus mencoba mencari pengaturan terbaik yang cocok dengan model bisnis serta kebutuhan perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *