Apakah Ekstensi Domain Baru Cukup Berharga?

domain-2

Ekstensi domain tradisional nampaknya mulai tergantikan ketika Google menerapkan ekstensi-ekstensi domain baru. Hampir setiap artikel tentang restrukturisasi perusahaan difokuskan pada elemen untuk brand baru mereka. Untuk itu, tidak mungkin mereka mendapatkan jangkauan luas jika mereka tetap menggunakan ekstensi domain tradisional seperti .com. Sebaliknya, mereka menggunakan ekstensi domain baru yang memainkan restrukturisasi perusahaan ke peluncuran brand yang sukses.

Jadi, apakah sebaiknya Anda juga ikut menggunakan alternatif ekstensi domain baru? Ataukah ekstensi domain selain .com dapat berbahaya untuk bisnis Anda? Hal ini tergantung sebagian besar dari persona brand Anda. Ekstensi domain baru seperti .finance, .agency, dan sebagainya menyediakan cara yang efektif untuk memberi sinyal kepada pelanggan bahwa bisnis Anda tidak senang dengan status quo (keadaan tetap seperti sekarang atau sebelumnya). Hal ini membuat ekstensi domain baru ideal untuk perusahaan yang menantang persona brand atau yang sedang melakukan presentasi produk inovatif.

Keuntungan Ekstensi Domain Selain .com

Sebuah domain yang tidak menggunakan ekstensi .com memungkinkan Anda untuk membuat nama brand yang berarti dan deskriptif serta lebih mudah untuk diingat. Orang-orang memiliki waktu yang sulit untuk mengingat nama yang panjang dan rumit. Sebuah nama domain yang menyenangkan dan menggambarkan persis siapa Anda dan apa yang Anda lakukan dapat memberikan dorongan keterlibatan. Bahkan, mungkin membuat penggemar bisnis Anda membicarakan tentang brand Anda dimana-mana.

Soul.camp adalah contoh yang baik tentang bagaimana sebuah nama domain menjadi perwujudan dari bisnis dan membantu menciptakan emosi dari suatu komunitas. Soul Camp digambarkan oleh pendirinya sebagai “adult sleep-away camp” atau camp tempat orang dewasa tertidur yang menawarkan berbagai macam kegiatan mulai dari meditasi hingga yoga. Tempat ini dimaksudkan untuk menjadi “spiritual Disneyland” yang menyediakan tempat berkemah dengan sejumlah besar keguatan yang “soulful”.

Awalnya, website tersebut dipromosikan dengan nama domain biasa yaitu soulcamp2014.com. Saat pendirinya bekerja untuk branding, dia melihat bahwa ekstensi domain .camp baru tersedia. Ekstensi domain baru menjadi bagian inti dari rencana bisnis. Selanjutnya, nama .camp menjadi hal yang positif bagi mereka karena itu adalah bagian dari diskusi dan orang-orang berfikir itu sangat keren. Dan akhirnya mereka menggunakan ekstensi domain .camp dan melihat sendiri hasilnya.

Bagaimana Domain Bisa Menampilkan Komitmen Bisnis Anda?

Ketika mulai membangun bisnis pribadi, banyak profesional yang kreatif membuat website dengan menggunakan nama mereka sebagai domain. Salah satunya adalah Meg Lebschaur. Sebagai seorang fotografer pemula, pengadaan domain meg.photography adalah komponen kunci dari strategi pemasarannya. “Sepanjang hidup saya sudah memiliki masalah dengan orang-orang yang sulit mengucapkan nama Lebschaur” kata Meg. “Jika mereka bisa mengingat nama pertama saya, Meg, dan bidang saya adalah dunia fotografi, maka mereka dapat dengan mudah menemukan website saya” imbuhnya.

Sekarang, saat seseorang mencari kata Meg dan fotografi, domainnya akan muncul dalam lima teratas dari 15.700.000 hasil pencarian. Dengan memasangkan siapa dia dan apa yang dia lakukan dalam nama domainnya, maka nama domain akan memberikan dorongan peringkat SEO yang baik. Komitmen yang ditampilkan dalam domain .photography juga memberitahu klien potensial bahwa websitenya berkomitmen dalam bidang fotografi dan bukan untuk perdagangan lainnya.

Pilih Ekstensi Selain .com Yang Tepat Dengan Kepribadian Bisnis Anda

Nama domain yang sempurna harus bersifat deskriptif, mudah diingat, dan mampu mendorong peringkat SEO untuk membantu bisnis Anda lebih mudah ditemukan dalam pencarian. Untuk melakukan hal ini, pertama Anda perlu berpikir tentang nilai proposisi bisnis. Apa yang Anda lakukan? Siapa target audiens Anda? Dan untuk apa hasilnya? Dengan begitu, Anda bisa memilih nama domain yang sesuai. Anda juga tidak perlu ragu menggunakan ekstensi domain baru karena sudah banyak pebisnis sukses yang maju dengan menggunakan ekstensi domain baru.

Tips Memilih Nama Domain yang Tepat dalam TLD Baru

TLD (Top Level Domain) adalah ekstensi  atau kata yang berada di belakang domain seperti .com (dot commercial), .net (dot network), .org (dot organization), .info (dot information) .edu (dot education), .gov (dot goverment), dan .mil (dot military). Ada dua jenis Top Level Domain (TLD), yaitu Global Top Level Domain (gTLD) dan Country Code Top Level Domain (ccTLD). gTLD adalah domain yang lebih global dan umum, biasanya dengan akhiran .com, .net maupun .org. Sedangkan ccTLD adalah TLD yang dikhususkan untuk masing-masing negara, seperti Indonesia dengan kode ID (co.id, go.id, net.id dll) atau Jepang dengan kode jp (co.jp, ne.jp, or.jp dll).

Memilih sebuah nama domain memang gampang-gampang susah dan perlu diperhatikan karena dapat berpengaruh pada bisnis yang dijalani. Biasanya, banyak orang yang lebih memilih untuk membuat nama domain dengan TLD .com maupun TLD yang sudah global. Berikut kami akan memberikan beberapa tips yang dapat digunakan untuk memilih nama domain dalam TLD baru.

  1. Pikirkan Akan Menggunakan TLD apa?

Memilih TLD yang tepat untuk bisnis memang cukup membingungkan. Di satu sisi, TLD seperti .com merupakan TLD yang telah diakui di seluruh dunia sebagai TLD terbesar. Hal ini juga menjadi rekomendasi utama oleh para ahli penamaan domain seperti Phil Davis dan Naseem Javed. Di sisi lain, menggunakan TLD baru juga dapat menambah kesegaran dalam brand atau bisnis Anda. Selain itu, menggunakan TLD baru juga membuat lebih deskriptif, dan memberikan ruang kreatif bagi bisnis Anda. Beberapa ahli penamaan banyak yang merekomendasikan untuk membuat nama domain dengan TLD seperti .com yang sudah umum, namun tak jarang mereka juga merekomendasikan TLD baru. dalam hal ini, sebaiknya dikembalikan lagi kepada kebutuhan dan bisnis Anda sehingga dapat memilih ekstensi yang tepat.

  1. Pastikan Nama Domain Mudah Diingat

Memiliki nama domain yang mudah diingat merupakan hal yang penting. Menurut seorang pengembang nama brand, dan slogan, Liz Castlemen, sebuah nama domain perlu memiliki TLD yang sederhana namun bisa fokus mendukung nama domain tersebut. Dengan nama domain dan TLD sederhana, akan membuatnya mudah untuk diingat.

  1. Biarkan Nama Domain yang Menjelaskan Bisnis Anda

Terkadang orang terpacu untuk menggunakan TLD yang global seperti .com agar dapat menarik banyak pengunjung dalam bisnisnya. Tetapi, banyak ahli penamaan domain yang menyarankan untuk membuat nama domain dengan TLD baru yang mampu menjelaskan tentang bisnis Anda. Katarina Nilsson dari lembaga penamaan Swedia Eqvarium (klien Skandinavia termasuk Rynkeby, NCC Nordea dan Electrolux) menyarankan untuk memilih nama domain dengan komponen deskriptif, dan mendaftarkan nama tersebut pada satu atau beberapa ekstensi domain baru yang relevan dengan bisnis Anda. Sebagai contoh: biasanya kita membuat nama domain seperti www.aniaradentalcare.com. Hal ini dapat diganti dengan  www.aniara.dental sehingga nama domain dengan TLD baru dapat menjelaskan bisnis Anda dengan sendirinya.

Tips-tips di atas merupakan tips yang cukup berharga dari beberapa ahli penamaan domain yang kompeten di dunia. Hal ini akan menjadi penting sebagai referensi dalam memilih nama domain yang tepat dengan TLD baru. Selamat mencoba