Seberapa Berharga Nama Domain Anda?

top-level-domain

Jika Anda memiliki nama domain dan tidak digunakan, kemudian seseorang bertanya apakah mereka dapat membelinya dari Anda. Bagaimana Anda dapat mengetahui bahwa domain tersebut cukup layak digunakan? Hal ini tidak sesederhana seperti menilai sebuah rumah. Ini tentu sangat sulit untuk menemukan penjualan yang sebanding dan melampirkan harga untuk nama domain Anda. setiap nama domain memiliki keunikan tersendiri dan sulit untuk dibandingkan satu sama lain.

Bahkan, jika Anda bertanya pada lima ahli domain yang berbeda tentang berapa banyak nilai dari suatu domain, Anda mungkin akan mendapat lima jawaban yang berbeda. Tetapi, Anda bisa mendapatkan ide untuk menilai kelayakan sebuah nama domain melalui beberapa faktor seperti berikut.

Berapa Banyak Ekstensi Lain Yang Diambil?

Jika Anda memiliki nama domain dengan ekstensi .com, .net, dan org yang terdaftar, hal ini merupakan pertanda baik bahwa domain yang Anda miliki cukup berharga. Ini berarti bahwa istilah yang dipilih cukup populer dan Anda bersedia mendaftar untuk berbagai ekstensi baik yang populer seperti .com, maupun ekstensi lainnya.

Usia Domain

Sebagian besar nama-nama domain terbaik biasanya sudah terdaftar sejak lama. Jumlah waktu domain yang telah terdaftar dapat menjadi indikasi nilai. Hal ini bukan berarti bahwa setiap nama domain yang terdaftar pada tahun 1995 akan lebih berharga daripada domain yang terdaftar pada tahun 2010. Tetapi, hal tersebut dapat menjadi ide umum bagi Anda. Lihatlah bagaimana usia nama domain tersebut dengan mengetikkan “tanggal pembuatan” dari domain di WHOIS.

Cari Hasil Untuk Istilah Yang Digunakan

Ini adalah pertanda baik jika ada banyak hasil pencarian untuk istilah yang cocok dengan domain Anda di Google. Jika Anda mencari istilah Pickleball di Google, Anda akan mendapatkan sekitar 500.000 hasil. Jika mencari istilah Bisbol, Anda akan mendapatkan lebih dari 400.000.000. Sudah jelas bahwa dengan topik yang berhubungan akan meningkatkan hasil pencarian. Untuk itu, semakin banyak orang yang telah menciptakan halaman web yang berhubungan dengan topik, semakin banyak permintaan yang akan Anda peroleh dari nama domain Anda.

Pencarian Bulanan Untuk Nama Domain

Halaman terindeks di Google adalah salah satu hal penting. Tetapi, jumlah pencarian dalam jangka per bulan dapat menjadi ukuran yang lebih penting. Anda bisa mendapatkan perkiraan jumlah pencarian untuk kata kunci dengan mengetikknya di SEMRush.com.

Kompetisi Iklan

Jika banyak perusahaan yang tertarik dengan iklan tentang nama domain Anda di Google, hal tersebut mungkin merupakan indikasi bahwa domain Anda bernilai besar. Anda dapat melakukan pengecekan di SEMRush.com untuk memperkirakan harga domain berdasarkan iklan yang diklik oleh orang-orang.

Penjualan Yang Sebanding

Meskipun menemukan penjualan yang sebanding itu cukup sulit, ada beberapa situs yang dapat memeriksanya misalnya NameBio.com dan DNPric.es. Hanya sebagian kecil dari harga penjualan domain yang diumumkan, tetapi Anda tetap bisa mencari tahu.

Tidak ada satu titik data yang dapat memberitahu Anda seberapa berharganya sebuah nama domain. Namun mengingat beberapa faktor di atas dapat membantu Anda menentukan nilai yang relatif untuk nama domain Anda.

Mengapa Penting Untuk Memilih Nama Domain Yang Tepat?

Banyak orang membuat keputusan yang cepat saat memilih sebuah nama domain. Dalam beberapa website, hal ini dapat bekerja dengan baik jika mereka beruntung, tetapi hal ini juga bisa menjadi bencana. Setelah Anda memiliki nama domain, Anda tidak bisa mengubahnya karena Anda bisa kehilangan pelanggan-pelanggan Anda. Ini berarti, memilih nama domain adalah keputusan yang benar-benar penting dan perlu dipikirkan dengan matang. Melalui nama domain yang tepat, Anda dapat mengembangkan website dengan  baik dan meningkatkan traffic serta keterlibatan pengunjung. Berikut adalah beberapa hal yang harus dipikirkan saat memilih nama domain yang tepat untuk website Anda.

  1. Link Ke Nama Bisnis

Anda harus berpikir apakah Anda ingin menempatkan nama bisnis ke dalam nama domain atau tidak. Jika Anda sudah memiliki merek yang kuat dan Anda memiliki banyak pelanggan yang sudah akrab dengan nama bisnis Anda, maka akan menjadi bijaksana jika Anda memasukkan nama bisnis ke dalam nama domain. Namun, jika terlalu mirip dengan nama bisnis lain, terlalu panjang, atau kurang pantas, maka sebaiknya tidak digunakan untuk nama domain. Jika nama bisnis Anda tidak dikenal dan tidak benar-benar menjelaskan tentang bisnis Anda, maka sebaiknya pilih nama domain yang sedikit berbeda dan baru.

  1. Link Ke Bidang Bisnis

Beberapa perusahaan memilih nama domain yang dapat mengidentifikasi perusahaan mengenai apa yang mereka lakukan. Misalnya perusahaan mobil yang menyertakan ekstensi .auto, maupun .cars. Ini berarti, jika seseorang tertarik dalam bidang tertentu, maka mereka akan cenderung mengetikkan nama bidang tersebut dalam pencarian dan menemukannya. Anda mungkin dapat menyertakan nama bisnis dan bidang bisnis Anda dalam nama domain, namun ini tidak selalu bekerja dengan baik. Akan menjadi lebih bijaksana jika Anda tidak memilih nama domain yang terlalu panjang karena orang-orang akan repot saat mengetiknya dan mudah dilupakan.

  1. Branding

Hal ini sangat penting untuk memiliki nama domain yang cocok dengan branding perusahaan Anda. Anda perlu mempertimbangkan bagaimana Anda ingin menggambarkan tentang perusahaan dan apakah domain yang dipilih dapat bekerja dengan hal tersebut. Ini mungkin tidak mudah untuk menemukan nama domain sesuai dengan yang Anda inginkan sebab orang lain mungkin telah membelinya. Namun, Anda perlu membuat keputusan dengan baik karena itu sangat penting untuk kesan yang Anda berikan secara online kepada pengunjung website.

  1. Ekstensi

Saat memilih nama domain, penting untuk mempertimbangkan mengenai ekstensi yang dipilih. Ekstensi adalah kata yang berada di sebelah kanan titik dalam nama domain seperti .com, .net, .org, dan sebagainya. Banyak orang lebih memilih menggunakan ekstensi yang paling populer seperti .com karena terlihat lebih global. Mungkin Anda juga akan berpikir demikian. Namun, akan lebih tepat jika Anda menggunakan ekstensi yang mampu mengidentifikasi lokasi dari bisnis Anda misalnya .co.id. Dengan begitu, pelanggan dapat lebih mudah menemukan website Anda karena telah dikelompokkan berdasarkan lokasinya.

  1. Arti Bahasa/ Logat

Hal ini sangat penting untuk memeriksa apakah nama domain yang dipilih tidak memiliki arti yang membingungkan sekalipun dalam bahasa asing. Jika Anda tidak memeriksanya, ada kemungkinan bahwa nama domain tersebut memiliki arti yang menyinggung, kasar, atau lebih buruk lagi. Anda sebaiknya menggunakan aplikasi terjemahan untuk memeriksa makna dari nama domain yang dipilih dalam semua bahasa. Mungkin akan memerlukan banyak waktu untuk melakukan ini, tetapi hal ini bisa menjadi penentu dari reputasi bisnis Anda.

5 Tips Menjaga Nama Domain

Bagi kebanyakan orang dalam bisnis, nama doamin yang telah digunakan untuk sebuah situs adalah salah satu hal berharga. Sayangnya, banyak orang belum menyadari dan tidak mengetahui bagaimana sebuah nama domain bekerja. Hal ini menyebabkan resiko terjadinya kehilangan sebuah nama domain. Hal ini dibuktikan dengan artikel terbaru dimana terdapat kejadian kehilangan sebuah nama domain. Salah satunya yaitu sekolah Stowe Vermont yang menyebabkan orang lain membeli dan memiliki nama domainnya. Ada banyak artikel yang menjelaskan mengenai kejadian seperti ini. Sementara itu, beberapa organisasi maupun orang-orang secara individu memilih jalur hukum untuk mencoba mendapatkan kembali nama domain yang sudah terlanjur berhubungan dengan merek dagangnya.

Banyaknya kejadian seperti di atas mengharuskan kita untuk menjaga nama domain agar tidak mudah hilang dan digunakan orang lain. Berikut kami akan berbagi 5 tips yang bisa digunakan untuk memastikan nama domain tetap aman dan bisa diperpanjang agar terhindar dari kehilangan nama domain.

  1. Menyimpan kontak dari seluruh alamat email yang telah diperbarui. Registrar (organisasi yang berwenang untuk mendaftarkan nama domain) perlu mengirim banyak email kepada registrant (Orang atau perusahaan yang mendaftar, membeli atau memiliki nama domain untuk saat ini) yang mengingatkan bahwa nama domain mereka mengalami pembaruan. Jika kontak email tidak disimpan dan tidak bekerja, maka pemberitahuan tidak akan sampai dan terlihat.
  2. Mengaktifkan perpanjangan otomatis pada nama domain di registrar. Hal ini akan memungkinkan petugas untuk menambahkan pendaftaran tahun hanya sebelum nama domain mengalami kadaluarsa dan tidak bisa digunakan lagi. Jika Anda melakukan ini, maka Anda tidak perlu khawatir kehilangan nama domain yang bahkan sudah menjadi merek dagang. Ini merupakan bentuk pencegahan utama yang harus dilakukan untuk mempertahankan sebuah nama domain.
  3. Memberikan informasi kartu kredit pada file untuk mengaktifkan perpanjangan otomatis. Jika Anda sudah melakukan perpanjangan otomatis tetapi kartu kredit Anda telah kadaluwarsa atau tidak bekerja, maka nama domain tidak akan diperpanjang. Pastikan untuk menginformasikan lagi jika terdapat perubahan pada kartu kredit Anda.
  4. Pendaftar domain atau registrant harus mengontrol kontak email bukan hanya pengembang, agen pemasaran, maupun badan lainnya. Kadang-kadang jika ada perubahan, pembaruan pendaftaran domain melupakan hal ini. Untuk itu, registrant harus selalu memiliki kontrol atas nama domain tersebut.
  5. Jangan menggunakan @domainname untuk alamat email. Ini akan menyebabkan penyimpangan pendaftaran, maka pemberitahuan dari pembaruan tidak akan sampai dan Anda akan kehilangan nama domain.

Tentu masih banyak tips lain yang dapat digunakan untuk menjaga sebuah nama domain, namun beberapa tips di atas bisa Anda gunakan. Menjaga nama domain dengan baik dapat menghindari Anda dari kehilangan nama domain yang tidak diinginkan.

Tips Memilih Nama Domain yang Tepat dalam TLD Baru

TLD (Top Level Domain) adalah ekstensi  atau kata yang berada di belakang domain seperti .com (dot commercial), .net (dot network), .org (dot organization), .info (dot information) .edu (dot education), .gov (dot goverment), dan .mil (dot military). Ada dua jenis Top Level Domain (TLD), yaitu Global Top Level Domain (gTLD) dan Country Code Top Level Domain (ccTLD). gTLD adalah domain yang lebih global dan umum, biasanya dengan akhiran .com, .net maupun .org. Sedangkan ccTLD adalah TLD yang dikhususkan untuk masing-masing negara, seperti Indonesia dengan kode ID (co.id, go.id, net.id dll) atau Jepang dengan kode jp (co.jp, ne.jp, or.jp dll).

Memilih sebuah nama domain memang gampang-gampang susah dan perlu diperhatikan karena dapat berpengaruh pada bisnis yang dijalani. Biasanya, banyak orang yang lebih memilih untuk membuat nama domain dengan TLD .com maupun TLD yang sudah global. Berikut kami akan memberikan beberapa tips yang dapat digunakan untuk memilih nama domain dalam TLD baru.

  1. Pikirkan Akan Menggunakan TLD apa?

Memilih TLD yang tepat untuk bisnis memang cukup membingungkan. Di satu sisi, TLD seperti .com merupakan TLD yang telah diakui di seluruh dunia sebagai TLD terbesar. Hal ini juga menjadi rekomendasi utama oleh para ahli penamaan domain seperti Phil Davis dan Naseem Javed. Di sisi lain, menggunakan TLD baru juga dapat menambah kesegaran dalam brand atau bisnis Anda. Selain itu, menggunakan TLD baru juga membuat lebih deskriptif, dan memberikan ruang kreatif bagi bisnis Anda. Beberapa ahli penamaan banyak yang merekomendasikan untuk membuat nama domain dengan TLD seperti .com yang sudah umum, namun tak jarang mereka juga merekomendasikan TLD baru. dalam hal ini, sebaiknya dikembalikan lagi kepada kebutuhan dan bisnis Anda sehingga dapat memilih ekstensi yang tepat.

  1. Pastikan Nama Domain Mudah Diingat

Memiliki nama domain yang mudah diingat merupakan hal yang penting. Menurut seorang pengembang nama brand, dan slogan, Liz Castlemen, sebuah nama domain perlu memiliki TLD yang sederhana namun bisa fokus mendukung nama domain tersebut. Dengan nama domain dan TLD sederhana, akan membuatnya mudah untuk diingat.

  1. Biarkan Nama Domain yang Menjelaskan Bisnis Anda

Terkadang orang terpacu untuk menggunakan TLD yang global seperti .com agar dapat menarik banyak pengunjung dalam bisnisnya. Tetapi, banyak ahli penamaan domain yang menyarankan untuk membuat nama domain dengan TLD baru yang mampu menjelaskan tentang bisnis Anda. Katarina Nilsson dari lembaga penamaan Swedia Eqvarium (klien Skandinavia termasuk Rynkeby, NCC Nordea dan Electrolux) menyarankan untuk memilih nama domain dengan komponen deskriptif, dan mendaftarkan nama tersebut pada satu atau beberapa ekstensi domain baru yang relevan dengan bisnis Anda. Sebagai contoh: biasanya kita membuat nama domain seperti www.aniaradentalcare.com. Hal ini dapat diganti dengan  www.aniara.dental sehingga nama domain dengan TLD baru dapat menjelaskan bisnis Anda dengan sendirinya.

Tips-tips di atas merupakan tips yang cukup berharga dari beberapa ahli penamaan domain yang kompeten di dunia. Hal ini akan menjadi penting sebagai referensi dalam memilih nama domain yang tepat dengan TLD baru. Selamat mencoba